Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 Chapter 05


Selamat membaca manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 Chapter 05 bahasa indonesia, jangan lupa mengklik tombol like dan share ya. Manga Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 bahasa Indonesia selalu update di Mangakita. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga Mangakita ada di menu Manga List.

Part 1

Saat aku kembali ke mansion, itu penuh dengan teriakan dan keributan.

“Lari! Lebih jauh lebih baik!”

Aqua yang panik berlari muter-muter, menabrak banyak hal.

Megumin yang sudah mengemas tas menaruhnya di sampingnya selagi dia meneguk teh dengan penglihatan yang sudah menyerah.

“Panik sekarang tidak akan berguna. Karena semuanya termasuk rumah kita akan hilang, kita mungkin sebaiknya menantang kastil raja iblis secara langsung.”

Aku berencana untuk memakai perlengkapan dan menuju ke guild, terdiam saat melihat mereka berdua.

“Eh… ada apa dengan kalian berdua? Guild memberikan pengumuman darurat, jadi ayo pakai perlengkapan kita dan menuju ke sana.”

Setelah mendengar perkataanku, mereka berdua akhirnya menyadari keberadaanku.

“Kazuma, apa yang kau katakan? Jangan beritahu aku, kau ingin melawan benteng berjalan destroyer?”

Aqua terkejut.

Dia membawa bantal dengan satu tangan.

Atau sebenarnya, aku baru saja mendengar pengumuman darurat dan tidak tahu apa yang terjadi.

Dari ketegangan suara pengumuman itu, aku bisa memberitahu suatu hal yang mendekat itu adalah kabar buruk.

“Kazuma, sesuatu itu yang mendekat ke kota adalah penghancur terkenal yang menghancurkan semuanya kecuali penganut kultus Axis. Memiliki hadiah tinggi, benteng berjalan destroyer. Melawannya adalah tindakan yang ceroboh.”

“Nah, kenapa kau berbicara tentang penganutku dengan cara seperti itu? Wiz mengatakan seperti itu juga, kenapa kalian sangat takut dengan anak-anak itu? Mereka semua baik dan anak normal!”

Mengenyampingkan Aqua yang menjerit, aku tetap tidak mengerti meskipun Megumin menjelaskannya.

Aku mendegar nama ini tidak lama, ada apa dengan benteng berjalan? Dari kedengarannya, itu mungkin besar.

“Megumin tidak bisa meledakan sesuatu itu? Namanya mengartikan bahwa itu besar, jadi itu akan terlihat dari kejauhan. Tinggal hancurkan saja dengan sihir?”

Megumin merespon dan berkata:

“Itu tidak berguna, destroyer memiliki penghalang sihir kuat. Bukanlah masalah untuk menahan satu atau dua sihir ledakan.”

Apa-apaan destroyer ini?

“Nah, penganutku sungguh anak baik! Dengarkan aku Megumin! Rumor meremehkan yang kau dengar di jalan disebarkan oleh penganut Eris yang berhati jahat! Semuanya terlalu memperindah Eris, jangan terbodohi, ada waktunya saat dia berkelakuan tidak patuh! Dia bahkan lebih tidak beralasan dibandingku saat berhadapan dengan iblis, dan kepribadiannya agak berjiwa bebas! Dia bahkan datang ke dunia makhluk hidup untuk bermain saat ada waktu luang! Kultus Axis! Mohon dukung kultus Axis!”

“Aqua, kau tidak puas dengan pengakuan dirimu untuk menjadi dewi, kau bahkan sekarang berbicara buruk kepada dewi Eris. Hati-hati dengan balasan suci.”

“Itu bukan pengakuan diri! Dapatkah kau mempercayaiku–!”

Aku melihat sekitar dan tidak melihat Darkness.

“Aneh, kemana Darkness pergi? Dia seharusnya kembali sebelumku.”

Aku bertanya kepada Aqua yang menggoyang Megumin secara keras dengan wajah yang menangis.

“Dia kembali ke kamarnya.”

 Kenapa mereka semua berperilaku sesuka hati mereka?!

Aku tidak tahu apa itu destroyer, tapi aku akhirya mendapatkan rumah di kota ini.

Itu gagal karena penangkal yang dipasang Aqua, tapi selanjutnya aku akan…!

Atau aku harus itu jika bukan karena alasan ini, aku tidak ingin terikat oleh hutang dan akan melarikan diri ke suatu tempat lain.

Itu benar, iblis baik mungkin tidak memiliki kesempatan membangun bisnisnya di kota lain, dan itu tidak akan berjalan mulus seperti yang satu ini.

Bagaimanapun, perlengkapanku sudah siap dan menuju ke guild…!

“… Aku terlalu lama! … hmmm? Ada apa Kazuma, cepat dan siapkan dirimu. Secara alami, kau pasti akan menuju guild kan?”

Darkness yang datang turun dari lantai dua memakai armor berat lengkap yang belum pernah aku lihat sebelumnya, dan berkata saat dia melihatku.

Disamping armor pelindung lengkapnya, Darkness juga memakai jubah terbuat dari rangkaian rantai, dengan perisai yang dapat dilepas di tangan kirinya.

Tapi dia tetap tidak memakai helmet meskipun berpakaian seperti ini, itu sesuatu yang dia tolak untuk mundur sebagai wanita.

Dia tidak kembali ke kamarnya untuk mengemas barangnya untuk melarikan diri, tapi mengambil perlengkapannya.

Seperti yang diduga dari crusader.

Itu mustahil untuknya meninggalkan penduduk dan melarikan diri untuk dirinya sendiri.

“Hey, kalian berdua, belajarlah darinya! Setelah tinggal di mansion dan kota untuk waktu yang lama, tidakkah kalian mempunyai lampiran untuk itu? Cepatlah, kita pergi ke guild.”

“… Kazuma, kenapa kau sangat bersemangat hari ini? Cahaya yang bersinar di matamu terlalu terang. Dan kita baru sehari pindah ke mansion ini…”


Part 2

 

“Oh! Kau di sini, Kazuma! Aku tahu kau akan datang!”

Aku berjalan ke dalam guild dengan perlengkapan lengkap, dan melihat Dust yang juga memakai perlengkapannya bersiap untuk bertarung.

Aku yakin kau akan di sini juga.

Keith, Taylor dan Rin di sampingnya.

Aku memandang interior guild.

Semua petualang yang hadir telah memakai armor terkuatnya dan berlari ke sini.

Mereka pasti mencintai kota ini.

Itu terasa seakan-akan perbandingan petualang pria terlihat sangat tinggi, tapi itu mungkin hanya imajinasiku.

Aku harus mengatakan itu hampir semua orang yang pernah aku temui sebelumnya berada di sini.

Aku bisa melihat pengguna pedang sihir Mitsurugi yang datang dari bumi sepertiku dari kejauhan.

Dia masih belum menyadariku, dan aku berharap dia tidak datang ke sini untuk menggangguku.

Tetap merendah, dan hindari perhatian.

… Dan juga, setelah banyak petualang telah tiba.

“Terima kasih semuanya telah merespon pengumuman darurat hari ini! Kami akan mulai quest darurat untuk mengusir destroyer. Tidak ada persyaratan level atau job apapun, kami harap semuanya ambil bagian. Saat guild memutuskan quest akan gagal, kita akan tinggalkan seluruh kota dan melarikan diri bersama. Kalian semua di sini sebagai pertahanan terakhir untuk kota. Kami mengharapkan kalian!”

Staf guild mengumumkan dengan suara keras di dalam aula guild yang ramai.

Setelah itu, para staf mendorong meja di bagian bar ke tengah guild, membuat ruang untuk rapat sementara.

Ohh, suasananya sangat  berbeda. Bagaimana aku mengatakannya, itu terasa tegang dan menekan.

Ini berarti destroyer itu adalah kabar buruk.

“Baiklah, semuanya, kita akan memulai perundingan perang darurat. Mohon duduklah!”

Kami mengikuti perintah dari staf dan duduk di bangku seperti petualang lain.

Tapi, berapa banyak orang yang ada?

Guild-nya luas, tapi orang yang berkumpul di sini tidak lebih dari seratus.

Duduk di meja, wajah petualang lain bisa terlihat dengan jelas.

… Eh, Mitsurugi menyadari kami.

Dia menatap Aqua yang duduk di sampingku, bosan dan memainkan air di gelasnya.

“Baiklah, aku akan memberikan laporan singkat situasi sekarang! Erm… pertama, ada yang ingin aku untuk menjelaskan apa benteng berjalan destroyer itu?”

Mendengar staf mengatakan itu, beberapa petualang termasuk aku mengangkat tangan kami.

Staf mengangguk untuk membalas dan memulai:

“Benteng berjalan destroyer adalah golem raksasa, dibuat oleh negara Norse, yang memiliki teknologi sihir yang maju untuk melawan pasukan raja iblis. Menggunakan uang negara dan menguras brankas mereka, mereka membangun golem berbentuk laba-laba raksasa, seukuran kastil kecil. Menggunakan sebagian besar besi sihir, itu terlihat jauh lebih ringan dari kelihatannya, bisa berjalan cepat dengan delapan kaki raksasanya dibanding kuda.”

Destroyer itu tampaknya sedikit terkenal, karena hampir semua petualang melihat seakan-akan mereka sudah tahu tentang itu, dan mengangguk sebanyak-banyaknya.

“Layak disebut itu sangat besar dan serangannya yang cepat. Bahkan monster berukuran besar akan berubah menjadi bubur jika itu terinjak oleh delapan kaki lincahnya. Batang tubuhnya merupakan hasil dari akumulasi teknologi Norse, merapal penangkal sihir besar di atasnya setiap saat. Itu berarti serangan sihir tidak akan berguna.”

Mendengar bagian ini, wajah para petualang menjadi suram.

Mereka mungkin mulai mengerti betapa nekatnya untuk melawan sesuatu seperti itu.

“Sihir tidak efektif, jadi kita hanya bisa menyerangnya dengan serangan fisik… kita akan terinjak jika maju mendekat. Jadi kita hanya bisa menyerang dari kejauhan dengan panah dan catapult… tapi golem itu terbuat dari besi sihir, panah hanya akan memantul, sedangkan siege catapult, itu akan susah untuk menggunakannya karena kecepatan benteng berjalan. Untuk melindungi serangan monster dari udara, golem berukuran sedang terletak di tubuh destroyer, menggunakan busur untuk menembak objek terbang yang menuju ke benteng berjalan. Garnisun golem tempur juga ada di atas batang tubuh destroyer.”

( Note: Garnisun adalah suatu korps pasukan yang ditempatkan di suatu benteng untuk mempertahankannya melawan musuh yang dapat menyerangnya )

…. Woah.

“Alasan benteng berjalan destroyer diluar kendali… adalah karena pemimpin yang bertanggung jawab untuk mengembangkan itu menduduki benteng berjalan. Dan penilitian itu masih mengeluarkan perintah dari jantung golem sampai hari ini… dengan kecepatannya yang luar biasa, tidak ada tempat di benua ini yang belum diamuk olehnya, delapan kaki seperti laba-labanya dapat melintasi berbagai kondisi jalan. Karena itu tidak mendiskriminasi antara manusia atau monster, benteng berjalan yang mengamuk diketahui sebagai destroyer. Saat destroyer semakin dekat, metode menanganinya yang disetujui oleh guild adalah untuk meninggalkan kota, menunggu destroyer lewat, dan bangun lagi kotanya. Itu dianggap sebagai bencana alam.”

Para petualang yang mengobrol berisik sesaat yang lalu menjadi terdiam.

“Sekarang, destroyer menuju ke arah bara laut ke kota ini, menuju lurus ke arah kita… baiklah semuanya, mohon beri saran kalian!”

GG.

Itu ungkapan gamer biasa yang langsung muncul dalam pikiranku.

… Salah satu petualang mengangkat tangannya dan berkata:

“… Permisi, apa yang terjadi dengan teknologi maju negara Norse? Negara yang bisa membuat sesuatu seperti itu seharusnya bisa membuat sesuatu untuk melawannya kan? Dan mereka mungkin juga tahu kelemahan benteng berjalan…”

“Itu binasa. Saat destroyer itu mengamuk, itu adalah negara pertama yang jatuh.”

“… Ada saran lain?”

Staf meminta.

Dan juga, petualang lain mengangkat tangannya:

“Untuk berurusan dengan itu, kita butuh menggali perangkap besar dekat kota…”

“Itu telah diusahakan sebelumnya. Tempat tertentu memiliki banyak ‘elemental master’, memanggil roh dari tanah untuk menggali lubang besar, dan destroyer jatuh dengan sukses. Semuanya berjalan seperti rencana sampai saat ini… tapi destroyer itu sangat gesit, melompat keluar dari lobang dengan delapan kakinya. Mereka berencana untuk melempar batu besar untuk menyegel lubangnya, tapi mereka tidak bisa melakukannya dengan tepat waktu.”

“…….”

Tempat ini jatuh dalam keheningan.

“… Ada ide lain?”

Petualang lain berkata dengan mengangkat tangannya:

“Bagaimana pasukan raja iblis menangani destroyer? Apa kastil raja iblis aman dari amukannya? Bagaimana mereka melindungi diri mereka sendiri dari serangan destroyer? Mereka seharusnya kerepotan juga.”

“Kastil mereka memiliki penangkal sihir kuat, skalanya melebihi manusia. Sekarang, kastil raja iblis tampaknya tak tergores, jadi mereka tidak memiliki rencana untuk menjatuhkan destroyer. Mereka tidak gelisah dengan penindasan monster liar.”

Staf berkata dengan tenang:

“Ada saran lain?”


Part 3

Beberapa ide lain yang diutarakan langsung ditolak, konferensinya berjalan buruk.

Seseorang mengutarakan kemungkinan menggunakan tali dan alat memanjat untuk menyerang benteng, tapi yang lain menolaknya, menegaskan karena kecepatan benteng membuatnya mustahil.

Seseorang memberikan ide membuat barikade yang lebih besar dari destroyer itu. Staf membalas dengan memberi contoh destroyer mengitari hambatan, berbalik dan meratakan kota, aula kembali hening.

Sihir tidak efektif, kau akan diinjak jika kau mendekatinya, dan serangan udara akan dihalau.

Dan semua serangan itu sangat cepat.

Aku mengerti sekarang, pantas Aqua dan Megumin ingin melarikan diri.

Mungkin dia frustasi dengan konferensi yang berjalan berat,Taylor yang duduk di samping kami berkata:

“Hey Kazuma, kau kan cerdas, kau punya ide bagus?”

Dia melemparku pertanyaan seperti lemparan bola yang melengkung.

Tidak berguna untuk menanyakanku itu…

Satu-satunya metode yang aku pikirkan adalah membiarkan Megumin untuk menghancurkannya dari kejauhan, tapi jika sihir tidak efektif karena penghalang…

…….

Ada penghalang, jadi sihir menjadi tidak berguna.

Aku membalikkan kepalaku dan melihat Aqua yang duduk di sampingku. Dia sedang menggambar di meja dengan menggunakan air dari gelasnya untuk membunuhku.

“Hey Aqua. Wiz berkata dengan kekuatanmu, kau bisa menghancurkan bahkan dengan 2 atau 3 pemimpin yang masih menjaga penghalang, kan? Kalau seperti itu, penghalang destroyer seharusnya… Wahh! Apa ini–!”

Setelah mengatakan itu, pandanganku tertarik ke seni yang Aqua gambar di meja.

Ini pasti bisa disebut mahakarya. Itu adalah gambar dewi cantik yang bermain bunga di tangannya…!

“Benar, dia mengatakan itu. Tapi aku tidak pernah mencoba sebelumnya jadi aku tidak tahu, tidak ada jaminan aku benar-benar dapat menghancurkan penghalang.”

Selagi dia berbicara, Aqua menuang air dari gelasnya tanpa ragu ke gambar itu.

“Ahhh! Betapa sayangnya, kenapa kau menghancurkannya?!”

“Kenapa kau tiba-tiba berteriak? Aku sudah menyelesaikannya, itulah kenapa aku menghapusnya dan menggambar baru…”

Selagi kami berbicara tentang ini, staf itu berteriak:

“Ada cara menghancurkan penghalang?! Penghalang destroyer?”

Kata-kata ini membuat aku dan Aqua menjadi pusat perhatian.

Aku segera menggoyangkan tanganku.

“Tidak, aku hanya memikirkan itu mungkin berhasil, dia juga berkata tidak ada jaminan.”

Mendengar penjelasan panikku, seluruh aula menjadi gaduh.

Dan juga…

“Bagaimanapun, bisakah kau mencoba? Jika itu berhasil, kita dapat menyerangnya dengan sihir…! ah, tapi sihir level rendah tidak berguna melawan benteng berjalan itu. Semua petualang di kota ini pemula, penyihir kami kurang dalam serangan…”

Staf menjadi bermasalah lagi dan tempat itu jatuh dalam keheningan lagi.

Saat ini, beberapa petualang menunjukkan:

“Bukankah kita punya seseorang dengan serangan luar biasa? Seseorang yang otaknya aneh.”

Sekali dia berkata itu, guild menjadi ramai lagi.

“Itu benar, salah satu yang mempunyai masalah di otaknya…!”

“Kita punya gadis berotak aneh itu…!”

“Hey, hentikan. Jika yang kalian maksud itu aku, kalau begitu lakukan dengan cara itu kan? Jika tidak, aku akan membuktikan betapa bermasalahnya otakku.”

Melihat Megumin berdiri dengan tongkat di tangannya, semua petualang memalingkan pandangannya.

Beldia, pemimpin dari pasukan raja iblis telah menyebabkan banyak masalah.

Karena orang itu mengatakan Megumin adalah ‘gadis ras penyihir merah dengan otaknya yang aneh’, itu menjadi petualang mengerti kalau itu Megumin.

Megumin yang berdiri karena kemarahan menjadi tersipu dalam tatapan antisipasi semua orang.

“Ughh… bahkan dengan sihir ledakanku, aku mungkin tidak bisa… menyelesaikannya dengan sekali serang…”

Dia bergumam ini dan langsung duduk.

Jika ada seseorang lagi dengan sihir kuat…

–Saat suasana seperti ini yang tak hilang-hilang di dalam guild, seseorang tiba-tiba membuka pintu.

“Maaf aku terlambat…! aku Wiz pemiliki toko barang sihir. Secara teknis, aku petualang, jadi biarkan aku membantu juga…”

Orang yang menerobos masuk guild adalah Wiz yang mengenakan celemek di atas jubah hitamnya, yang tampaknya ditengah-tengah sedang bekerja.

Dari pakaiannya, dia terlihat seperti gadis yang datang untuk membantu mendistribusikan jatah makanan darurat.

Saat petualang melihat Wiz…

“Itu si pemiliki toko!”

“Si pemilik yang miskin di sini!”

“Pemiliki toko, terima kasih telah mengurusku di dalam mimpi!”

“Si pemilik toko di sini! Kita akan menang! Kita pasti akan menang!”

Sorakan langsung terdengar.

Aku tahu Wiz adalah lich.

Tapi kenapa para petualang bersorak tentang ‘pasti menang’?

“Kenapa Wiz sangat terkenal? Dia sangat populer, kenapa? Dan jangan panggil dia pemilik yang miskin okey. Itu sangat menyedihkan. Apa bisnisnya seburuk itu?”

Aku bertanya kepada Taylor yang duduk di dekatku.

“Tidakkah kau tahu? Wiz-san sebelumnya penyihir yang terkenal. Dia adalah arch wizard kuat yang terkenal, menghilang untuk beberapa waktu setelah mengundurkan diri dan muncul di kota ini tiba-tiba untuk membuka toko. Bisnis Wiz-san tidak bagus karena semua petualang di kota ini pemula, dan tidak mampu membeli barang sihir mahal di tokonya. Bisnis dia akan lebih baik jika dia membuka toko di ibukota. Kami tidak perlu untuk melawan musuh kuat, jadi kami tidak menggunakan potion dan barang sihir mahal. Semua orang mampir ke toko hanya untuk melihat pemilik toko yang cantik, tapi tidak beli apapun.”

Tidak, karena kalian di sana untuk melihatnya, kalian harus membeli sesuatu.

“Halo semuanya, aku pemilik toko dari toko barang sihir Wiz, mohon bantuannya… aku pemilik toko, mohon kunjungi tokoku. Tokoku masih dalam zona merah…!”

Selagi kami berbicara, Wiz membalas sorakan para petualang.

A-aku akan membeli sesuatu lain kali.

“Pemilik toko dari toko barang sihir Wiz, sudah lama! Atas nama seluruh staf guild, aku menyambutmu! Mohon ke sini!”

Setelah diantar oleh staf, Wiz mengangguk ke arah orang di sekitarnya, duduk di suatu meja di tengah. Setelah Wiz duduk, para petualang melihat ke arah staf yang memimpin konferensi dalam pengharapan.

Staf itu menjawab harapan semua orang dan berkata:

“Dengan si pemilik toko di sini, ayo lanjutkan diskusi strategi kita! Karena pemilik toko baru datang, aku akan meringkas situasi sekarang… pertama, arch priest Aqua-san akan menghilangkan penangkal destroyer itu. Berikutnya… Megumin-san akan merapal sihir ledakan ke arah destroyer. Itulah rencananya sejauh ini.”

Setelah mendengar ini, Wiz menaruh jarinya di mulutnya dan berpikir sesaat.

“… Itu akan lebih baik menargetkan kakinya dengan sihir ledakan. Destroyer memiliki 4 kaki tersambung pada tubuhnya di kedua sisi, jadi aku dan Megumin-san akan mengurus masing-masing satu sisi, apa itu bagus? Jika kita menghancurkan kaki dari benteng berjalan, itu mungkin mudah untuk menanganinya…”

Staf mengangguk, setuju dengan saran Wiz.

Seperti yang diduga dari lich, dia bahkan bisa menggunakan ledakan.

Itu benar, dengan meledakan kaki-kakinya, itu tidak lagi menjadi benteng berjalan, dan kota tidak akan binasa.

Dan dengan golem di batang tubuhnya, itu akan berbahaya. Tidak perlu untuk mengirim orang untuk menyerang dengan metode ini.

Setelah destroyer dilumpuhkan, kita hanya bisa menjaganya dari kejauhan. Megumin bisa merapal ledakan sehari sekali, dan perlahan menghancurkannya.

Mengenai pengawas yang mengendalikan destroyer, jika kami meledakkannya dengan sihir setiap hari, dia mungkin akan keluar dan menyerahkan diri.

Setelah ini, kami akhirnya memiliki rencana bertarung dengan ide Wiz sebagai intinya.

Tapi sebagai pencegahan, meskipun itu tidak terlalu efektif, kami tetap memasukkan rencana untuk memasang perangkap dan barikade di depan kota.

“Baiklah, rencananya adalah menyerang kakinya dengan ledakan setelah penangkalnya lenyap. Jika kakinya tidak hancur seluruhnya, semua petualang vanguard, mohon keluarkan senjata kalian seperti palu perang dan bersiap di sekitar tempat destroyer akan lewat. Bersiaplah untuk menyerang kakinya yang mungkin tidak seluruhnya hancur oleh sihir, dan jatuhkan mereka. Para peniliti yang membuat destroyer mungkin masih di dalam benteng, jadi dia mungkin akan membuat gerakan. Untuk mengatasi itu, guild menyiapkan panah yang diikat dengan tali untuk mereka para pemanah gunakan. Semuanya dengan armor ringan, mohon bersiap untuk menyerbu benteng!”

Staf memimpin konferensi mematangkan rencana pertarungan, memberi instruksi kepada semuanya.


Part 4

Selain para petualang, penduduk kota berkumpul di depan kota, bekerja tanpa henti untuk membangun barikade sementara.

Yang memimpin kontruksi adalah yang membantuku dan Aqua saat kami pertama datang ke kota di antara mereka.

Daerah yang ditunjuk untuk menahan destroyer adalah dataran di depan gerbang utama kota.

Mereka tahu itu tidak berguna, tapi para petualang dengan job yang bersangkutan tetap membuat perangkap sederhana.

Di depan penghalang di depan kota, grup ‘Pembuat’ berkumpul di sana dalam perdebatan sengit selagi mereka menggambar lingkaran sihir di tanah.

“Hey Darkness. Aku memberitahumu ini untuk kebaikanmu, jadi mundurlah sekarang. Aku tahu betapa kerasnya pertahananmu, tapi kau memaksakan terlalu jauh. Itu tidak akan ada baiknya untukmu untuk berdiri di sini. Hilangkanlah fetish tidak bergunamu itu dan tunggu di sisi jalan denganku okey?”

Dan aku bahkan lebih jauh di depan dari penghalang, mati-matian mencoba untuk membujuk Darkness yang berdiri di sana, menolak untuk pergi.

Crusader mesum ini hanya berdiri di tempatnya dan tidak mendengarkanku.

Darkness menancapkan pedangnya di tangan, menaruh kedua tangannya di ujung pegangan pedang, melihat ke kejauhan. Dia melihat ke arah destroyer yang belum muncul, tanpa bergerak.

Darkness yang diam akhirnya berkata:

“Kazuma… aku selalu bertingkah seperti ini, jadi mau bagaimana lagi jika kau berpikir seperti itu… tapi, apa kau pikir aku wanita yang akan tersesat dalam hasratku disaat situasi darurat ini?”

“Tentu saja, bukankah itu sudah jelas?”

Darkness diam sejenak, dan melanjutkan dengan tenang dan wajah yang sedikit tersipu:

“… Aku crusader. Dan selain dari itu, aku punya alasan lain yang memaksakanku untuk melindungi kota ini. Kapan-kapan, aku akan memberitahu alasan ini denganmu.”

Melihatku mengangguk dari ujung matanya, Darkness melanjutkan:

“Aku tidak bisa menjelaskan sekarang, tapi aku memiliki kewajiban untuk melindungi penduduk di kota ini. Penduduk kota mungkin tidak berpikir seperti itu, tapi aku percaya seperti itu. Oleh karena itu… tidak peduli betapa nekatnya mungkin ini, aku tidak akan mundur satu langkah dari posisi ini.”

“Kau sungguh keras kepala kadang-kadang.”

Mendengarku mengatakan itu, Darkness berkata dengan bermasalah dan ekspresi gelisah:

“… Kau tidak suka anggota yang keras kepala?”

“Salah satu Arch priest membuatku frustasi saat dia menjadi keras kepala. Tapi keras kepala yang kau tunjukkan sekarang tidaklah buruk.”

Aku berkata dengan santai.

“… Aku mengerti.”

Darkness bergumam pelan dan terlihat tenang.


Part 5

“Aku tidak bisa membujuknya. Untuk melindunginya dari kemesuman dengan otak yang sekeras batu, kita perlu untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepada kita.”

Aku duduk di samping Megumin yang tegang yang berdiri ke arah zona penahan destroyer dan melapor.

“Aku aku aku mengerti…! a-aku akan melakukan yang terbaik! Aku aku aku aku pasti akan berhasil…!”

“Hey, tenanglah. Itu menjadi buruk, aku akan mencopot armor beratnya dengan ‘steal’ dan membawanya menjauh!”

–Aku lebih khawatir dengan…

“Woah, ada asap keluar dari kepalamu, kau baik-baik saja? Skill apa ini? Apa kau melakukan trik pesta?”

“Bukan, Aqua-sama… itu karena cuacanya terlalu cerah hari ini, jadi aku menjadi seperti ini setelah berjemur di bawah sinar matahari untuk waktu yang lama…”

Di sisi lain zona penahan, Aqua dan Wiz duduk di sana, berbicara tentang sesuatu.

Di samping kami petualang memegang senjata tumpul seperti palu perang. Senjata tumpul paling efektif melawan golem.

Para pemanah memiliki nock panah dengan pengait di kepalanya dan tali yang diikat di bawahnya. Mereka siap untuk menembakkan tali ke benteng jika dibutuhkan untuk masuk ke dalam.

–Suara staf yang ditingkatkan dengan sihir dapat terdengar ke seluruh dataran.

“Perhatian semua petualang, benteng berjalan destroyer akan sampai di hadapan kita. Para penduduk, mohon evakuasi ke luar kota! Para petualang, mohon bersiap untuk bertarung!”

–Benteng berjalan destroyer.

Itu bisa dikatakan sama seperti Fuyu-shogun, nama itu biasanya diberikan oleh orang Jepang dengan cheat seperti karunia.

Aku ingin menampar mereka yang membuat nama dengan pikiran murahan seperti itu, tapi mereka yang telah melihat destroyer sebelumnya merasa namanya itu sudah cocok.

Dari kejauhan di belakang bukit, aku bisa melihat kepala muncul.

Dan ada gempa samar-samar.

Itu tidak terlalu kencang, tapi tanahnya pasti bergetar.

“Apa-apaan ini, itu terlalu besar…”

Seseorang bergumam dengan dirinya sendiri.

Itu besar tentu saja.

Satu party dengan Megumin untuk waktu yang lama, aku dengan jelas mengetahui betapa kuatnya sihir ledakan itu.

Itulah kenapa aku harus bertanya.

Sesuatu ini… apa ledakan benar-benar bisa menghancurkannya?

“Hey, ini terlalu berlebihan. Apa tidak apa? Ini mustahil!”

Seseorang yang berjarak tidak jauh mulai panik.

“Create Earth Golem!” x3

Para pembuat membuat golem dari tanah.

Golem yang mereka buat dibentuk berturut-turut di belakang Darkness yang melindungi kota.

Semua pembuat di kota ini adalah pemula.

Untuk membuat terkuat, golem yang lebih kuat dan besar, mereka harus mengurangi waktu aktif summon mereka.

( Note: summon = pemanggilan )

Itulah alasan kenapa mereka membuatnya saat destroyer sudah sangat dekat.

“Besar! Dan cepat! Itu menakutkan daripada yang aku bayangkan!”

Berhadapan dengan obyek yang sangat besar mendekati mereka, para petualang jatuh dalam kekacauan.

“Datang–! Jaga kepala kalian! Jangan maju ke depan destroyer, kau akan diinjak!”

Seseorang berteriak, tapi sesungguhnya tidak ada yang cukup tenang untuk mendengarkan.

Itulah seberapa besar dan mengesankan benteng berjalan di hadapan kita…

“Hey Wiz! Itu akan berhasil kan? Apa ini benar-benar tidak apa-apa?!”

Beberapa jarak dari di mana aku dan Megumin yang berdiri, Aqua mengkonfirmasi lagi dan lagi dengan Wiz yang berdiri di sampingnya.

“Tidak masalah, serahkan padaku, Aqua-sama. Bagaimanapun aku lich, tingkat teratas dari undead. Jika Aqua-sama bisa menghilangkan penangkalnya, kau bisa menyerahkan sisanya padaku! Jika kita gagal… kita dapat kembali ke tanah bersama dengan senang.”

“Apa kau bercanda? Apa kau bercanda?”

Aku tidak terlalu jelas mendengarnya, tapi melihat mereka bercek-cok dengan berisik, aku berkata kepada Megumin yang berdiri kaku karena tegang dan berkata:

“Hey, tenanglah. Bahkan jika itu gagal, tidak ada orang yang akan menyalahkanmu. Kita hanya perlu meninggalkan kota lalu melarikan diri, jadi jangan terlalu banyak memikirkan tentang ini.”

Tidak ada yang perlu aku lakukan, jadi aku berkata ini dengan santai.

“Ja-ja-jangan khawatir! A-a-aku akan menggunakan explosion untuk me-me-meledakannya menjadi debu!”

Megumin tergagap.

Tapi ini normal. Tidak hanya Megumin, semua petualang di sini adalah pemula.

“Dia datang–! Bersiaplah untuk bertarung–!”

Suara ini mungkin Taylor.

Entah mengapa, kewajiban dari memerintahkan grup ini dan memberi Aqua instruksi untuk melepaskan sihirnya ada di tanganku.

Staf guild bahkan memberiku pengeras suara yang diperkeras dengan barang sihir untuk membantuku mengeluarkan perintah.

Koordinasi utama dari pertarungan ini adalah aku, mereka berkata itu tugasku sebagai pemimpin party Aqua dan Megumin.

Taylor mungkin juga merekomendasikanku kepada staf guild.

Sebelum kami mengetahuinya, destroyer hanya beberapa jarak jauhnya.

Jika mereka tidak mempercayakan perintah kepadaku, dan jika Darkness tidak teguh untuk bertahan, aku mungkin sudah melarikan diri.

Di atas destroyer ada kapal induk halus, dengan benteng struktur di atasnya mirip seperti tempat tinggal kelomang. Sisi dari tubuh dilengkapi dengan meriam, secara kesuluruhan, itu adalah golem raksasa dengan bentuk mirip laba-laba.

–Benteng berjalan destroyer.

Bertentangan dengan nama lucunya, ukuran benteng seukuran kastil kecil mengabaikan perangkap yang tak terhitung kami pasang, bergerak menghancurkan segalanya…

“Aqua! Lakukan sekarang!”

Bertujuan untuk membinasakan kota di tempat kami tinggal, dia menyerang ke zona penahan!

“Sacred spell break!”

Aqua merapal sihir dengan isyaratku.

Formasi sihir yang rumit melayang di sekitar Aqua dan bola putih muncul di tangannya.

Aqua membidik bola di tangannya menuju destroyer dan menembakkannya.

Saat bola cahaya menyentuh destroyer, selaput besar muncul untuk menahan bola cahaya itu. Tapi itu hancur menjadi serpihan seperti kaca.

Megumin yang memegang tongkatnya bergumam pelan melihat ke arahku dengan gelisah, menungguku untuk maju.

Selaput itu yang mungkin penangkal sihir baru saja hancur.

Jika seperti itu, sihir seharusnya berguna sekarang.

Aku berteriak melalui pengeras suara:

“Wiz, aku mengandalkanmu! Mohon tangani kaki di sisimu!”

Setelah memberi Wiz intruksi, aku berkata kepada Megumin yang gemetar gugup:

“Hey, cintamu kepada sihir ledakan itu bohong? Kau terus mengatakan tentang ledakan ini, ledakan itu, itu akan buruk jika kau kalah dengan Wiz. Apa ledakan itu sihir guyonan yang bahkan tidak dapat meledakkan sesuatu itu?”

“Apa, apa yang kau katakan! Perkataanmu barusan bahkan lebih buruk daripada kau meledek namaku!”

Di ujung mulut Megumin mulai berhenti dari marah dan berdiri. Dia tidak lagi gugup, selagi dia berkonsentrasi dan merapal sihir…!

Saat destroyer melewati tempat kami dengan bang.

Seseorang arch wizard terkuat dahulu, dan sekarang adalah lich yang bermasalah dengan bisnis barang sihir malangnya.

Dan seseorang yang dikenal sebagai ‘gadis ledakan dengan otak yang bermasalah’, yang mengabdikan seluruh hidupnya ke satu sihir, arch wizard tingkat atas dari ras penyihir merah.

“Explosion–!” x2

Mereka berdua menembakkan bersamaan, menghancurkan semua kaki dari benteng berjalan.


Part 6

Benteng berjalan yang kehilangan kakinya tiba-tiba jatuh ke tanah dengan suara yang keras. Setelah bagian belakangnya mengenai dataran, itu tergelincir menuju kota dengan daya gerak ke depan.

Tapi raksasa itu yang tergelincir tidak mengenai barikade di depan kota, berhenti tepat di depan Darkness yang berdiri di garis paling depan.

Kakinya hancur menjadi bagian-bagian kecil dengan suara ledakan dan menghujani kepala para petualang.

Di sisi Wiz yang bertanggung jawab untuk menjaga dari reruntuhan puing, ledakan itu menghancurkannya menjadi debu.

Di sisi lain, ada beberapa bagian besar dari puing yang jatuh di sini dan di sana.

Itu berarti.

“Ugh… itu menyesalkan… seperti yang di duga dari lich. Tampaknya level-nya tidak cukup tinggi untuk menang melawan sihir ledakan Wiz…”

Megumin yang tengkurep ke tanah bergumam, dan tampaknya tidak senang.

Aku membantu tubuh lemahnya untuk berdiri, dan Megumin yang menghabiskan mana-nya berkata dengan wajah pucat:

“A-aku tidak ingin kalah… la-lain kali… aku pasti akan…!”

“Gadis baik, kau hebat. Wiz itu lich kuat, itu normal dia lebih baik darimu. Bekerja keras lah lain kali. Lihat, kita menyelesaikan tujuan kita dengan baik.”

Aku berencana untuk membawanya ke pohon untuk istirahat, tapi Megumin yang pucat menolak untuk membiarkan aku pergi.

“Sekali lagi…! kesempatan lain! Aku pasti akan membuktikan ledakanku paling kuat…!”

“Le-lepaskan, hentikan itu! Jangan tarik celanaku! Aku mengerti, kau yang terbaik dalam hal ledakan! Itu pasti karena sesuatu, itu benar, karena kondisimu yang tidak terlalu baik! Baiklah, saat kau memulihkan mana-mu, aku akan melihat sihir ledakanmu, jadi istirahatlah dengan tenang di tempat aman!”

Aku menempatkan Megumin di bawah bayangan pohon dan meletakkannya. Selagi petualang lain menghindari puing yang berjatuhan, Aqua dan Wiz datang ke sisiku.

Mengenai Darkness, dia tidak terganggu dengan jatuhan puing dan tidak bergerak dengan matanya yang terbuka lebar.

Saat aku mengangkat kepalaku untuk melihat tubuh raksasa dari destroyer, benteng yang telah kehilangan kakinya tetap terdiam.

Saat jatuhan puing seperti hujan berhenti, para petualang akhirnya mulai tenang cukup untuk memahami situasinya, terengah-engah kagum.

Tapi kami tidak perlu kerja terlalu keras jika hal-hal ini bisa diselesaikan dengan sangat mudah.

Disaat-saat sepert ini, kami harus berhati-hati dengan perkataan kami, dan menghindari mengatakan klise ‘apakah berhasil’ dan mengibarkan flag. Kami perlu waspada, mengepung destroyer perlahan, dan tidak…!

( Note: Flag = sesuatu yang akan terjadi jika melakukan sesuatu )

“Kita berhasil! Ada apa ini, aku pikir itu akan sekuat namanya seperti benteng berjalan destroyer, tapi mengecewakan. Baiklah, ayo kembali dan ambil bir! Lagipula kita menjatuhkan target yang dihadiahi oleh negara, aku ingin tahu berapa banyak hadiahnya!”

“Kau idiot! Kenapa kau berperilaku seperti pembuat klise! Jika kau mengatakan sesuatu seperti itu…!”

Mendengarkan perkataan Aqua, aku melakukan yang terbaik untuk menghentikannya.

… Tapi, itu sudah terlalu terlambat.

“…? Apa, apa yang terjadi, ada apa dengan getaran ini?”

Wiz yang datang dengan Aqua menatap ke benteng berjalan dengan gelisah.

Getaran yang menggetarkan tanah datang dari destroyer.

Para petualang melihat benteng berjalan dengan gelisah juga.

Tiba-tiba.

“Mesin ini berhenti beroperasi. Mesin ini telah berhenti beroperasi. Tidak bisa mengeluarkan energi yang tidak berguna dan melepaskan panas, para operator mohon evakuasi dari mesin. Mesin ini telah…”

Suara perekam mesin datang dari dalam benteng lagi dan lagi.

“Lihat apa yang telah kau lakukan! Kenapa kau selalu membuat kami terpuruk setelah menyelesaikan sesuatu?!”

“Tunggu! Tunggu okay! Ini bukan salahku! Aku bahkan tidak melakukan apapun kali ini!”


Part 7

Selagi destroyer terus mengulang perintah evakuasi, aku mengumpulkan semua petualang di sekitar.

“Hey, ada apa dengan pengumuman ini? Bukankah itu buruk untuk tetap di sini?”

Salah satu petualang bertanya.

Aku pikir juga seperti itu. Atau sebenarnya, semua orang di sini merasakan hal yang sama.

“Itu hanya perkiraan, tapi aku pikir itu akan meledak jika terus seperti ini.”

Saat mereka mendengar apa yang aku katakan, ekspresi para petualang menjadi tegang.

Jika benteng raksasa seperti ingin meledak, tidak perlu diberitahu betapa kuatnya ledakan itu.

Kami bahkan tidak tahu dari mana asal ledakan dari benteng itu, jadi kami tidak bisa melakukan apapun untuk menghentikannya.

Salah satu yang bisa kita lakukan hanya lari secepat mungkin…

Tapi akankah crusader keras kepala di party-ku ingin meninggalkan kota dan melarikan diri?

Tidak, itu tidak yakin ledakan besar yang cukup untuk merusak kota akan terjadi.

Jika aku bisa membujuk gadis keras kepala itu dengan alasan ini, itu akan bagus…!

“To-tokonya… jika terus seperti ini, itu akan membawa malapetaka ke kota, tokonya akan, akan menghilang…”

Suara Wiz terdengar seperti ingin menangis.

Dia pasti mengacu ke toko barang sihirnya.

Tapi…

“Mesin ini telah berhenti beroperasi. Mesin ini telah berhenti beroperasi. Tidak bisa mengeluarkan energi yang tidak berguna dan mengeluarkan panas, para operator mohon evakuasi dari mesin ini. Mesin ini telah…”

Saat pengumuman mengulang lagi, seseorang bergumam:

“… Aku ingin menyerang.”

Aku tidak tahu suara siapa itu.

“… Aku juga. Aku ingat alasan kenapa aku tetap di kota pemula ini meskipun level-ku sudah 30 lebih.”

… Jadi ada orang seperti itu juga di sini.

Dan aku tahu bagaimana perasaan dia.

“Toko itu yang telah membantu kita dengan harga rendahnya, jika kita tidak membayar mereka kembali sekarang, tidak ada selanjutnya!”

………

Di yang sangat hening, suara itu adalah…

“Mesin ini telah berhenti beroperasi. Mesin ini telah…”

–Aku mengambil pengeras suara dan berteriak.

“Mereka yang mendukung menyusup ke benteng berjalan destroyer angkat tangan kalian–!”

Semua petualang mengangkat tangan mereka tanpa ragu. Para pemanah menarik panah mereka dan menembakkan kait mereka dengan tali masuk ke arah destroyer!

Para pemanah memiliki skill yang disebut ‘snipe’.

Kemampuan skill itu adalah untuk memperpanjang jarak panah bisa melayang dan menambahkan akurasi.

Panah yang diperkuat dengan skill tidak bermasalah dengan berat dari kait dan tali, melayang ke dek destroyer dengan mudah.

Panah pengait menyangkut di atas penghalang pada destroyer.

Tali yang terikat ke panah menegang dengan ditarik.

Para petualang itu memegang tali setelah satu yang lain dan memanjat ke destroyer.

Aku ingin memberitahu mereka untuk tidak memanjat selagi menggunakan armor, yang merupakan manusia dengan kaki luar biasa. Bahkan jika mereka memiliki kekuatan seperti itu, itu tidak ada gunanya untuk pergi sejauhnya.

Akhirnya, petualang pertama yang memanjat dengan tali sampai ke atas dek.

Dia diikuti oleh banyak petualang lain. Itu seperti mereka semua latihan hanya untuk hari ini, moral mereka sangat tinggi.

“Serang–!” x3

Para petualang yang seperti kumpulan bandit yang menyerang desa tidak berdaya selagi mereka berteriak dan masuk ke dalam benteng satu setelah yang lain!

“Wahh… Kazuma, aku sedikit takut dengan kumpulan orang itu… dari kelihatannya, itu seharusnya cukup untuk menyerahkannya pada mereka. Ayo kembali, ya? Kita akan kembali sekarang, dan berkerja keras besok dan selanjutnya.”

Melihat betapa bersemangatnya semua orang, Aqua mulai takut dan menarik lengan bajuku.

Tapi, aku tidak bisa melakukan itu.

Kami teman, dan temanku sedang bertarung di atas sana.

“Bagaimana bisa kita kembali sekarang kau bodoh. Bukankah kau memberitahuku betapa pemberaninya pahlawan yang menyerbu benteng! Job-mu masih pemula. Jika kau tidak ingin dianggap sebagai dewi palsu, kalau begitu sembuhkan para warior pemberani secara tepat.”

Aku memberitahu Aqua dan mengikuti para petualang masuk ke benteng.

Pemanah yang menembakkan panah juga ikut mendaki ke benteng.

Aku berkata dengan keras:

“Darkness, armor-mu terlalu berat, aku tidak berpikir kau bisa memanjat! Megumin lanjutkan istirahatmu! Wiz tolong bertindak sesuai keinginanmu! Aqua, ini salahmu, jadi ikuti aku!”

“Tunggu! Aku tidak perlu melakukan ini!”

Saat aku memegang tali, Aqua mengikutiku dengan hampir menangis.

Wiz juga bergabung dengan kami dan memanjat tali itu.

Setelah sampai di dek, apa yang kami lihat adalah…

“Kepung golem itu! Kepung mereka dengan jumlah kita dan jatuhkan mereka dengan tali! Pukul mereka dengan palu saat mereka jatuh!”

Menebak dari kejadian di depanku, aku tidak bisa memberitahu yang mana yang sesungguhnya yang menginvasi.

“Bangsat! Kau di dalam kan! Buka pintunya atau aku akan menghancurkannya dengan paluku!”

“Keluar sekarang! Seseorang yang bertanggung jawab untuk menyerang kota, keluar sekarang! Aku akan memberimu pelajaran!”

Aku melihat ke tempat teriakan berasal, dan melihat beberapa petualang mencoba untuk menghancurkan pintu. Itu pasti tempat di mana pengawas dari benteng yang mengurung.

Tidak peduli bagaimana melihatnya, kami adalah penginvasi.

Saat ini…

“Salah satu yang besar menuju ke arahmu—!”

Mendengar suara ini, aku berbalik dan melihat golem petarung.

Itu besar dan tebal dengan bentuk seperti manusia, mirip seperti robot di dunia aku berasal.

Saat golem itu berjalan ke arah kami, petualang lain berlari ke sisi kami, bersiap untuk memberi bantuan kepada kami.

Tapi aku punya teknik rahasia melawan golem.

“Hey Aqua, aku akan menunjukkanmu sesuatu yang menarik. Ini cara yang terbaik untuk menggunakan skill ini.”

Aku menekuk jari-jariku mengarahkan ke golem, kepalan tanganku menghadap ke atas.

Musuhnya adalah golem.

Jika seperti itu, itu akan terhenti dengan mencuri bagian yang sangat penting.

Saat aku masih di Jepang, game RPG tertentu menggunakan metode ini untuk membunuh musuh robot.

Itu benar, menggunakan steal kepada mesin adalah sekali serang mati!

Aku juga meningkatkan diriku setiap hari!

“Steal!”

“Kazuma, tunggu”

Aqua mungkin menyadari tujuanku dan mencoba menghentikanku…

Tapi tanganku ya menggapai telah mencuri kepala golem dengan berhasil.

Setelah kehilangan kepalanya, golem itu langsung berhenti bergerak.

Seperti yang kuduga…!

Berat dari kepala golem ada di tanganku karena skill-ku. Karena gravitasi tanganku terhempas ke tanah.

“… Hya–! Tanganku! Tanganku–!”

Wajah sombongku berubah menjadi ekspresi menangis selagi petualang di sekitar segera mendorong kepala golem menjauh.

“Ahhh! Apa kau baik-baik saja, Kazuma-san! Saat berhadapan dengan monster yang memiliki beban berat, jangan menggunakan ‘steal’!”

Wiz khawatir denganku dan Aqua sedang memeriksa tanganku juga.

“Aqua… itu retak kan, itu pasti retak.”

“Tidak ada yang retak di manapun. Aku akan menyembuhkanmu, tapi jangan biarkan masuk ke kepalamu dan bertindak ceroboh okay?”

Ugh, betapa memalukannya!

“Terbuka–!”

Para petualang menggunakan palu besar untuk menghancurkan pintu bangunan itu, dan berlari ke dalam.

Sekarang, mereka tidak takut.

Semua mengabaikan sirene pemberitahuan peledakan itu dan masuk satu per satu tanpa permisi.

Kami mengikuti di belakang para petualang yang dapat diandalkan dan masuk.

Ada beberapa golem di dalam, tapi para petualang menghabisi mereka secara efisien.

… Mereka selalu bertingkah sesuka mereka, tapi para petualang itu menakutkan saat mereka bersatu.

Kami sampai bagian terdalam bangunan dan menemukan kumpulan grup di depan ruangan.

Mereka semua terlihat bermasalah, emosi mereka yang memuncak telah hilang.

“Oh, Kazuma kau datang tepat waktu… lihatlah itu.”

Seseorang yang berbicara padaku adalah Taylor, yang berdiri di tengah ruangan.

Taylor tampaknya terlihat murung dan tidak senang.

Melihat lebih dekat, dia terlihat menunjuk ke arah sesuatu… yang adalah kerangka dari manusia.

Para peneliti yang mengambil alih benteng duduk di bangku di tengah-tengah ruangan sendiri.

Aku memanggil Aqua dan menyuruhnya untuk masuk.

Aku menunjuk ke tengkorak itu, tapi Aqua hanya menggelengkan kepalanya.

“Dia telah lewat. Dia tidak akan berubah menjadi undead, lagipula dia tidak punya penyesalan.”

…….

Tidak punya penyesalan?

“Tidak, dia harusnya memiliki sesuatu yang ditunggu-tunggu dari dunia. Dari kelihatannya, dia seharusnya mati kesepian…”

Selagi aku mengatakan itu, Aqua tampaknya menemukan sesuatu.

Sebuah notebook yang terkubur di tumpukkan dokumen yang berantakan di atas meja.

Setelah Aqua mengambil notebook itu, semua orang berdiam diri.

Dibawah tatapan para petualang, suara yang keluar hanya dari pemberitahuan evakuasi dari mesin.

Dan juga, Aqua mulai membaca–

“—Bulan O hari X. Para petinggi negara memberiku masalah berat, memintaku untuk membuat senjata berjalan. Mustahil. Mereka tidak akan mendengarkan protesku, dan mengabaikan permohonan dan permintaan maafku. Aku ingin mengundurkan diri, tapi mereka tidak menerima surat pengunduran diriku. Aku berpura-pura gila, berlari berkeliling dengan celana dalamku. Tapi peniliti perempuan memintaku dengan mudahnya untuk melepaskan celana dalamku juga. Negara ini akan segera berakhir.”

… Mereka menatap ke kerangka itu.

“—Bulan O hari X. Hari ini batas waktu rancangannya. Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak bisa hanya mengajukan kertas kosong. Kenapa aku malah mulai minum-minum karena putus asa dan menghabiskan semua biaya? Selagi aku merasa frustasi menatap ke arah kertas rancangan kosong, seekor laba-laba yang paling aku benci muncul di atas kertas. Aku menjerit dan mengambil sesuatu untuk memukulnya. Laba-laba itu sekarang menodai kertas rancangannya… keuangan sedang buruk, dan kertas kualitas tinggi seperti ini harganya mahal, aku tidak punya uang untuk mengganti ini. Bodo amat, aku akan mengajukan ini.”

… Ugh. Suasananya menjadi aneh saat Aqua melanjutkan membaca:

“—Bulan O hari X. Rancangannya secara tidak terduga disukai. Aku tidak berani berkata ke mereka ‘itu adalah cairan yang keluar saat aku memukul laba-laba, kenapa kalian menyentuhnya’. Dan apa tidak apa untuk melanjutkan proyek dengan seperti ini? Apa yang harus aku lakukan? Satu-satunya yang aku lakukan adalah membunuh laba-laba, dan mereka membuatku menjadi pemimpin. Yahoo!”

… Aku kira Aqua mengarang cerita itu, tapi Aqua membaca dengan ekspresi serius.

“—Bulan O hari X. Aku tidak melakukan apapun dan senjata itu masih dalam tahap pembentukkan. Aku tidak dibutuhkan bukan? Terserahlah, lakukan apa yang kau inginkan, aku hanya ingin hidup dengan santai… saat mereka kembali untuk bertanya kepadaku tentang sumber tenaganya, bodo amat. Aku sudah mengatakannya dari awal itu mustahil, jika kau ingin sumber tenaga kalau begitu cari ore legendaris yang sangat langka yang dikabarkan dapat menyala selamanya— Coronatite. Aku menegur mereka. Itu terasa enak! Bawa kepadaku jika kau bisa.”

( Note: Ore adalah batuan yang mengandung mineral )

…….

“—Bulan O hari X. Mereka sungguh membawanya padaku. Apa yang harus aku lakukan? Mereka benar-benar melakukannya. Mereka bahkan menaruhnya di tempat reaktor, apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan? Aku mengatakan itu karena aku pikir itu mustahil, dan mereka benar-benar berhasil. Bagaimana kalau ini tidak bergerak? Apa yang akan terjadi denganku? Hukum mati? Jika ini tidak bergerak aku akan dihukum mati? Kau harus bergerak, kumohon.”

Mungkin tatapan kami yang membuatnya menjadi tidak nyaman…

“—Bulan O hari X. Mereka mengatakan tes pengaktifannya akan dilakukan besok, tapi sayangnya, aku tidak melakukan apapun. Satu-satunya yang kulakukan hanya memukul laba-laba. Apa ini menjadi hari terakhir aku bisa duduk di kursi ini dengan sangat santai… aku mulai stres saat aku memikirkan tentang itu. Lupakan, aku hanya perlu minum. Ini makan malam terakhirku, jadi aku tidak akan menahannya! Tidak ada seseorang di dalam mesin hari ini, jadi tidak masalah berapa banyak aku minum atau seberapa mabuk aku. Aku akan mulai minum dari wine paling mahal!”

Saat Aqua membaca, dia merasa sedikit ketakutan karena cara kami menatap ke arahnya.

“—Bulan O hari X. Saat aku terbangun, aku merasakan getaran yang kuat. Apa yang terjadi? Seberapa banyak yang sudah aku minum? Aku tidak mengingat apapun. Tidak, aku tidak mengingat apa yang terjadi kemarin sama sekali. Satu-satunya bagian yang aku ingat adalah menuju ke zona sentral dan memberitahu tentang Coronatite. Tidak, tunggu. Setelah itu, aku mengatakan aku ingin mencoba kekuatan itu dan menyalakan rokok di atas ore itu…”

Selagi dia membaca, Aqua tidak berani untuk melihat ke arah kami lebih lama lagi.

“—Bulan O hari X. Aku akhirnya menyadari apa yang terjadi, aku ditakdirkan mati. Senjata berjalan sedang mengamuk sekarang. Apa yang harus aku lakukan? Mereka pasti akan mencoba mengira apa yang sedang aku lakukan, juga aku mungkin menjadi buronan sekarang. Mereka tidak akan memaafkanku meskipun aku menangis dan memohon untuk dimaafkan… betapa menjengkelkannya… mereka mungkin akan menghancurkan senjata berjalannya, menarikku keluar dan mengeksekusiku. Sialan raja dan para pejabatnya, dan peniliti perempuan yang menyeringai setelah melepas celana dalamku, bangsat mereka semua! Tidak masalah jika negaranya jatuh. Cukup, aku hanya akan minum dan tidur. Untungnya, banyak makanan dan wine, aku akan memikirkan tentang ini setelah terbangun.”

Menuju akhir, suara seseorang mengepalkan tinju mereka dan menegangkan otot mereka dapat terdengar.

“—Bulan O hari X. Negaranya telah jatuh. Oh tidak, itu telah jatuh, itu benar-benar hilang! Para penduduk dan pejabat tinggi semua telah melarikan diri. Tapi aku menghancurkan negaraku. Oh tidak, ini terasa enak! Aku puas, aku tidak punya penyesalan. Baiklah, aku memutuskan. Aku akan hidup disisa hidupku di mesin ini, lagipula aku tidak bisa turun atau menghentikannya. Seseorang yang membuat ini pasti bego banget… salah! Seseorang yang memimpin pembuatan ini adalah aku!”

Membaca bagian akhir, Aqua berkata dengan ekspresi yang bermasalah:

“… Selesai.”

“Mukegile lu!” x3

Semua orang di samping Aqua dan Wiz berteriak serempak.


Part 8

“Jadi ini Coronatite. Jadi, bagaimana kita mengeluarkannya?”

Ini adalah area sentral dari benteng berjalan.

Mempunyai banyak orang di sini tidak akan membantu, jadi aku, Aqua dan Wiz menjadi wakil untuk semua orang dan berjalan masuk ke dalam ruangan ini.

Di tengah-tengah ruangan ada batu kecil di kelilingi oleh pagar besi, Coronatite.

–Itu ore langka yang terus memancarkan cahaya api merah terus-menerus.

Tapi, apa yang harus kami lakukan? Tidak peduli bagaimana kau melihatnya, ore yang dipagar itu tidak bisa dikeluarkan.

… Aku mengerti, ini adalah pertahanan terakhir.

Itu mudah untuk menyalakan ore melalui celah-celah, tapi mengeluarkannya tidaklah mudah.

“Apa yang harus kita lakukan… Ah, benar, aku ingat ada orang dengan pedang sihir, siapa namanya…”

Sebelum Aqua selesai, aku punya ide.

“Hey, kita tidak perlu membuka dengan memotong pagarnya, ini tidak akan masalah. Jika sedekat ini, pagarnya bukanlah masalah… ‘Steal’!”

“Ahhh! Ka-Kazuma-san!”

Wiz tampaknya berteriak sesuatu, tapi seperti yang aku duga, Coronatite melewati pagar menuju ke tanganku.

–Dan itu masih terbakar.

“Panaaassss!”

“’Freeze’! ‘Freeze’!”

“’Heal’! ‘Heal’! Nah… kau bodoh ya? Kazuma biasanya mempunyai pemikiran yang cepat, tapi yang kau lakukan sama halnya bahkan setelah insiden dengan golem itu, kau benar-benar bodoh bukan?!”

Ugh, aku benci mengatakan ini, tapi aku tidak bisa membantah teguran Aqua!

Coronatite yang membakar tanganku dan hampir mengenai lenganku juga jatuh ke lantai setelah Wiz membantuku mendinginkannya dan memukulnya menjauh.

Meskipun itu membeku sesaat, itu berubah menjadi merah berapi lagi…

“Ini buruk, tidak ada waktu, itu ingin meledak. Apa yang harus kita lakukan dengan ini…”

Selagi Wiz terganggu karena ini, Coronatite di kakinya bersinar semakin terang.

Sebelum kami menyadarinya, pengumuman bahaya mesin telah berhenti.

Yang mentenagai benteng ini pasti ore ini.

Tapi kami tidak tahu cara menanganinya.

Tidak, sesuatu ini jelas sangat berbahaya untuk petualang apapun menanganinya.

Dengan tenaga untuk menggerakkan benteng besar, yang bisa menangani ore panas ini… itu benar, jika kau bertemu masalah apapun yang tidak bisa kau selesaikan, kau hanya perlu untuk bertanya kepada para dewa.

“Hey Aqua, kau punya cara apapun untuk menyegel sesuatu ini? Bukankah normal untuk dewi menyegel kekuatan jahat atau sesuatu?!”

“Aku mendengarnya sebelumnya, tapi itu hanya peraturan pada game! Hey Wiz, kau punya cara untuk berurusan dengan ini bukan?!”

Wanita ini yang mengklaim untuk menjadi sesuatu menyerahkan masalah yang berbahaya kepada lich yang selalu di-bully-nya tanpa ragu. Aku pikir Wiz tidak mempunyai cara apapun, tapi dia berkata…

“Ada caranya… tapi mana-ku tidak cukup. Maaf Kazuma-san, aku butuh bantuanmu!”

Selagi dia berkata, Wiz mengeluarkan wajah serius di depanku.

“A-apa ini?”

Wiz terlihat putus asa, menaruh kedua tangannya di pundakku, jempolnya menyentuh ujung bibirku.

Lalu dia berkata tanpa ragu:

“Bisakah kau membiarkan aku menghisapnya sedikit?”

“Dengan senang hati.”

Aku tidak akan berkata sesuatu seperti ‘menghisap apa?’

Atau sesuatu seperti ‘disaat seperti ini?’.

Aku bukan karakter bodoh yang akan panik atau berpura-pura menjadi bodoh disaat seperti ini.

“Terima kasih! Baiklah, aku akan mulai menghisap!”

Bibir Wiz mendekat di depan mataku, aku tidak bisa mengabaikannya meskipun aku ingin.

Ayah, ibu. Aku akan menjadi dewasa di dunia lain…?

“Kazuma-san, maafkan aku! ‘Drain touch’–!”

“Ahhhh!”

“Berhenti, hentikan! Jika kau mengambil lagi Kazuma akan menjadi mumi!”

Aqua segera menahan Wiz, dan Wiz melepaskan tanganku sebelum aku kehilangan kesadaranku.

Kekecewaan macam apa ini.

Tidak, aku sudah mempunyai firasat ini akan menjadi seperti ini!

“Sekarang, aku bisa menggunakan sihir teleportasi! Tapi… masalahnya adalah di mana tempat untuk mengirim benda ini… tempat aku bisa teleport termasuk Axel, ibu kota dan dungeon. Yang mana yang harus kupilih…”

Itu berarti dia berencana untuk menteleport ore itu ke suatu tempat?

“Kalau seperti itu, bukankah dungeon tidak masalah?”

“Tapi… dungeon yang aku tandakan untuk menteleportasi adalah tempat aku akan kunjungi untuk mengumpulkan bahan sihir, dungeon terbesar dunia… sekarang, tempat itu adalah daya tarik untuk turis dengan dungeon sebagai daya jual utamanya…!”

“Itu hanya mencari masalah! Hey, ini buruk! Ore-nya menjadi merah dan berubah putih!”

Saat Aqua dan Wiz panik, aku merapal ‘Freeze’ pada ore itu meskipun itu tidak terlalu banyak membantu.

“Secara teori, tidak ada cara lagi! Ada sihir yang disebut random teleport, yang akan mengirim sesuatu ke tempat yang tidak ditentukan! Tapi kita tidak akan tahu ke mana itu akan terkirim. Itu tidak masalah jika terkirim ke gunung atau laut. Tapi jika itu terkirim ke tempat dengan populasi padat…!”

Wiz berkata dengan mengerutkan dahi, dia terdengar seperti ingin menangis.

Random teleport?

“Jangan khawatir! Dunia itu luas! Dibanding tempat dengan banyak orang, kesempatannya tinggi untuk itu berakhir di suatu tempat kosong tidak ada siapapun! Jangan khawatir, aku yang akan bertanggung jawab atas semuanya! Aku mungkin terlihat seperti ini, tapi keberuntunganku sangat tinggi!”

Mendengar aku mengatakan itu, Wiz mengangguk dan merapal sihir dengan suara keras.

“Teleport–!”


Part 9

“Bagaimana? Ke mana Coronatite itu pergi? Apa itu dekat?”

Wiz dan Aqua melihat satu sama lain selagi mereka mendengar aku mengatakan itu.

Tidak peduli apa itu, kami perlu untuk meninggalkan tempat ini dulu.

Setelah keluar ruangan, kami bertemu dengan petualang lain yang telah membunuh semua golem di dek, dan alarmnya telah berhenti. Semua orang sudah bersiap untuk mundur.

Mereka turun ke bawah dengan tali, dan hanya ada kami di atas sini.

Mencari dengan hati-hati, orang-orang menurunkan kerangka itu ke bawah dan menaruhnya di kotak.

Mereka mungkin berencana untuk menguburnya di pemakaman umum di kota.

Kami turun juga, dan menuju di mana Darkness dan Megumin berada.

Aku membawa Megumin yang beristirahat di bawah bayangan pohon, melewati para petualang yang tenggelam dalam suasana kemenangan dan datang ke Darkness yang berdiri tegak di depan kota.

Tidak seperti para petualang yang sedang bersorak, Darkness satu-satunya yang menatap ke arah benteng dengan serius.

“Hey Darkness. Kami telah menghentikan jantung dari destroyer, ini telah berakhir. Ah–… aku sangat lelah, ayo kembali ke mansion, kita akan memakan sesuatu yang enak malam ini.”

Darknesss membalas dengan lembut:

“Ini belum berakhir. Aku dapat mencium bau musuh yang kuat dan bau bahaya… benda ini masih menjadi ancaman!”

Dalam kata-kata Darkness yang merespon, benteng itu bergetar dengan getaran yang kuat.

Hey hey, aku sudah menghancurkan jantungnya!

“Apa yang terjadi sekarang? Apa yang terjadi dengan benda ini?!”

“Tenang tenang, tenanglah! Saat seperti ini seharusnya sesuatu yang seperti ini! Kau harus memotong kabel merah atau kabel putih bukan?!”

“Bukan, kau mengatakan tentang bom! Kami membicarakan kenapa destroyer-nya masih bergerak meskipun intinya sudah dilepas!”

Bukan hanya kami, petualang lain yang menyadari sesuatu ada yang salah dan berlari menjauh dari destroyer.

“A-apa yang harus kita lakukan! Itu mungkin akumulasi panas di dalam yang ingin dikeluarkan! Aku tidak bisa menteleportasi sesuatu yang sangat besar! Dan lihat bagian depan destroyer, di sana ada patahan karena sihir ledakan kan? Panasnya keluar dari sana! Jika ini terus berlanjut, panasnya akan menyemprot keluar menuju kota…”

“Aku tidak ingin mendengar ini! Kazuma-san— Kazuma-san–! Cepat, pikirkanlah sesuatu–!”

Aqua menyela Wiz dan membuat permintaan yang tidak beralasan padaku.

Tidak, tidak ada cara apapun yang bisa aku pikirkan…!

“Ma-mana! Bisahkah seseorang membagi mana-nya padaku! Jika aku merapal sihir ledakan ke retakan itu, itu akan menetralkan dampaknya!”

Wiz mulai meminta dukungan para petualang di sekitar kami.

Aku segera memegang tangan Wiz dan berbisik ke telinganya.

“Hey, Wiz! Apa yang kau katakan tiba-tiba! Petualang lain tidak tahu kau bisa menggunakan drain touch! Apa yang akan kau lakukan jika mereka tahu kau adalah lich! Sebagai manusia, aku tidak bisa mereka memeriksaku meskipun aku menggunakan skill lich, tapi kalau mereka menyadari kalau Wiz bukanlah manusia, itu akan berakhir!”

“tapi, aku hanya bisa menghentikan ledakan itu dengan menyerap mana…!”

Aku meregangkan tanganku dan menghentikan Wiz tepat di sini.

“Aku bisa menggunakannya juga. Jadi aku akan menghisap mana dari seseorang dan mengirimnya ke Wiz. Ini akan mengambil langkah tambahan, tapi itu satu-satunya cara.”

‘Drain touch’ dapat menghisap mana dan mengirimnya juga.

Mana, mana….

Seseorang dengan mana paling banyak di antara para petualang adalah…!

“Nah, Darkness, jangan mengatakan hal yang seperti keras kepala, ayo kabur! Semakin jauh semakin baik! Dan kita akan memulai… tunggu, dipikir-pikir, hutang kita oleh guild di kota ini akan melunak, jika kota tempat ini hancur…!”

“Hey, seseorang yang mengklaim menjadi sesuatu, ke sinilah.”

Aku menarik gadis yang melontarkan maksud jahat dengan keras. Aku merasa dia memiliki mana paling banyak di antara kami.

“Hey, apa yang kau lakukan?! Aku tidak punya waktu untukmu Kazuma. Ayo hyaaaa–?”

Aqua tidak bisa menolak ‘Drain touch’ mendadakku dan menjerit.

“Kau HikkiNEET, apa yang kau lakukan padaku disaat seperti ini!”

“Aku melakukan ini karena situasi yang darurat! Dengarkan baik-baik! Aku akan mengirim mana-mu ke Wiz nanti, jadi biarkan dia merapal explosion ke destroyer! Itu harusnya dapa menyelesaikan krisis ini!”

“Aku tidak mau! Kenapa pula aku harus membagikan mana-ku ke undead! Dan Wiz akan termurnikan jika dia menerima banyak mana suciku!”

Mendengar perkataan Aqua, aku berbalik melihat Wiz, yang mengangguk dengan cepat dengan muka pucatnya.

“Erm… saat aku menghisap sedikit mana dari Aqua-sama saat lalu, kondisi tubuhku menjadi buruk…”

Sesuatu seperti memakan makanan itu tidak setuju denganmu. Tapi apa yang Aqua katakan tampaknya benar.

Jika seperti ini, yang tersisa adalah—

“Giliran karakter utamanya.”

Megumin turun dari punggungku dan berdiri.


Part 10

“Kau mendengarku? Jangan menghisap terlalu banyak okay? Jangan hisap terlalu banyak!”

“Aku tahu aku tahu, ini permohonan dari dewi pesta kan? Jangan khawatir, serahkan padaku!”

“Bukan! Aku tidak sedang bercanda!”

Aqua duduk seiza di depanku, bersiap untuk menyerap mana-nya kapanpun.

( Note: Seiza itu duduk khas adat Jepang dengan menduduki lutut )

Megumin yang berdiri di sampingnya, menunjukkan tongkatnya ke arah destroyer, bersiap melancarkan sihirnya.

“Kazuma-san, pilih tempat di mana kulit lebih tipis membuatmu bisa menghisap banyak mana, dan transfer banyak mana juga! Dan sumber mana ada di jantung. Jadi semakin dekat dengan jantung, semakin efisien itu!”

Wiz memberitahuku dengan wajah serius. Aku mengerti, tempat di mana kulit lebih tipis itu perlu.

Itulah kenapa dia menyentuh ujung bibirku saat dia menghisap mana-ku barusan.

Aku tidak bisa melakukan itu, itu akan memberiku harapan palsu.

… Tidak, tunggu.

“Aku siap, kau bisa mulai kapanpun! Dua kali explosion disatu hari, hari ini sungguh wahhhh!”

Aku memegang leher belakang Megumin dengan tangan kananku, membuatnya berteriak dan bersandar ke belakang.

“Apa yang kau lakukan tiba-tiba?! Menaruh tangan dinginmu ke leherku, aku kira jantungku berhenti! Apa ini? Pelecehan seksual? Disaat seperti ini?”

“Bukan idiot! Tidakkah kau mendengar perkataan Wiz? Ini bukan pelecehan seksual, ini cara paling efisien untuk mentransfer mana! Tempat di dekat jantung di kulit yang tipis, itu adalah leher belakang! … Ah, tunggu, hey! Aqua, jangan menolak! Aku punya kepentingan dan alasan yang tepat untuk menyelamatkan kota ini! Kau harusnya bersyukur aku tidak memegangnya di depan!”

Mendengarku mengatakan itu, Aqua semakin memberontak, dia tidak ingin tanganku memegang leher belakanganya sama sekali.

“Semuanya, tidak ada waktu!”

Wiz menangis kencang.

Setelah berkompromi, aku memegang leher belakang Megumin dan Aqua.

Aku mengeluarkan mana dari Aqua dan mengirimnya ke Megumin.

“Luar biasa, ini luar biasa! Mana Aqua sangat luar biasa! Aku bisa merasa ini bisa menjadi sihir ledakan terkuat saat ini!”

“Megumin, bukankah sudah cukup?! Aku bisa merasakan banyak mana-ku telah diambil!”

Seperti perkataan Aqua, sejumlah banyak mana telah dimasukkan ke tubuh mungil Megumin.

Seperti yang diduga, tidak peduli seberapa buruk dia, dia tetap dewi.

Tidak peduli berapa banyak yang aku hisap, sepertinya mana Aqua tidak ada habisnya.

“Sedikit lagi! Sedikit lagi! Ah, sepertinya ini buruk…”

“Hey, apa yang kau maksud dengan buruk?! Apa yang terjadi jika melebihi kapasitasmu, kau tidak akan meledak kan?!”

Megumin yang mengatakan sesuatu yang berbahaya melepaskan penutup matanya di mata kiri dan merapal sihir dengan tongkatnya yang diangkat.

Itu adalah sihir ledakan aku sangat familiar dengan itu, bergema di antara para petualang melihat dari kejauhan.

“Yang lain tidak masalah, tapi aku tidak akan kalah kepada siapapun dalam hal sihir ledakan! Aku siap! Tongkat terbaikku sihir dari kehancuran!”

Tongkat Megumin yang di arahkan ke retakan di depan destroyer yang mengeluarkan panas dan mungkin akan meledak kapanpun.

–Pupil mata berwarna merahnya bersinar, arch wizard yang menolak untuk kalah merapal sihirnya dengan sangat kencang suaranya hampir memecahkan.

“Explosion–!”

All Translation Thanks To:
Pantsu Translation





tags: baca Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 Chapter 05, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 Chapter 05 manga, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 Chapter 05 online, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 Chapter 05 bab, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 Chapter 05 chapter, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 Chapter 05 high quality, Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Volume 02 Chapter 05 manga scan, ,

Partner: Oploverz | Mangaku | Mangacan | Mangakyo | Mangashiro | Mangaindo | Silver Yasha | Mangafire | Komikstation | Komikfox | Achanime | NilaiTP | Pecinta Komik | NeuManga | Kiryuu | Overlordfree | Bacamanga
   

alton lewis | Luther 8.7 | Unbekanntes Afrika (1)